MOROWALI UTARA — Bupati Morowali Utara Dr. dr. Delis Julkarson Hehi, MARS, mengukuhkan Forum Pelaksana Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP/CSR) Kabupaten Morowali Utara Tahun 2026, Selasa (1/9/2026), di Ruang Pola Kantor Bupati Morowali Utara.
Pengukuhan tersebut dirangkaikan dengan rapat awal forum sebagai tindak lanjut Keputusan Bupati Morowali Utara Nomor 188.45/KEP-B.MU/0152/VI/2026.
Dalam kepengurusan tersebut, Ir. Ratnawati Iriani, Humas External PT. COR Group dipercaya sebagai Ketua Forum, didampingi Krispen Hebret Masu, S.STP., M.Si. sebagai Wakil Ketua dan Gerson Tandi sebagai Sekretaris.
Forum TJSLP melibatkan pemerintah daerah, perusahaan dan unsur masyarakat. Sebanyak 73 perusahaan dari berbagai sektor tercantum dalam daftar undangan, bersama 15 perangkat daerah dan unsur Sekretariat Bersama Forum TJSLP/CSR.
Bupati Morut menegaskan, Forum TJSLP dibentuk untuk menyinkronkan program CSR perusahaan dengan prioritas pembangunan daerah sehingga tidak berjalan sendiri-sendiri atau tumpang tindih.
Ia meminta CSR tidak berhenti pada bantuan sesaat, tetapi diarahkan pada program pemberdayaan yang mampu meningkatkan kemandirian masyarakat.
“Jangan sekadar kita membagikan uang tunai sementara masyarakat tetap berada dalam kemiskinan,” tegas Delis.
Untuk tahap awal, Pemkab Morowali Utara menetapkan pengentasan kemiskinan serta lingkungan dan kebersihan sebagai dua fokus utama forum.
Bupati juga mendorong perusahaan memperluas perlindungan jaminan sosial bagi pekerja rentan. Saat ini sekitar 35.000 pekerja rentan di Morowali Utara telah mendapat perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Sementara itu, narasumber dari Pemprov Sulawesi Tengah, Hijrah, ST, menekankan agar kontribusi sektor ESDM tidak hanya dilihat dari investasi dan produksi, tetapi juga dari manfaat sosial, ekonomi, lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.
Ia mendorong perubahan pola CSR dari charity menuju pemberdayaan, dengan program yang berbasis data serta memiliki ukuran dampak yang jelas.
Bupati Morut berharap forum yang dipimpin Ratnawati Iriani tersebut menjadi wadah kolaborasi pemerintah dan dunia usaha dalam memperkuat pembangunan Morowali Utara.
“Dari kontribusi menjadi kolaborasi. Dari program menjadi dampak,” menjadi semangat yang ditekankan dalam penguatan Forum TJSLP Morut.




