Kapolres Gandeng Serikat Pekerja di Morowali Jaga Kamtibmas, Komitmen Fasilitasi Pekerja Selesaikan Masalah Ketenagakerjaan

MOROWALI – Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kabupaten Morowali, AKBP Reza Khomeini S.I.K, menggelar pertemuan silaturahmi dan koordinasi dengan pengurus sejumlah Serikat Pekerja Lokal yg bekerja di Kawasan PT IMIP di salah satu rumah makan di Desa Lalampu, Kecamatan Bahodopi Jumat (21/8/2026).

Pertemuan ini digelar sebagai langkah preventif untuk memastikan situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Polres Morowali tetap kondusif, terutama Kecamatan Bahodopi yang merupakan Kawasan Industri Nikel.

Kawasan industri yang padat tentunya rawan tindak kejahatan, dimana aktivitas pabrik, pergudangan, logistik, dan manufaktur, yang karena karakteristiknya memiliki tingkat kerentanan tinggi terhadap berbagai persoalan seperti kriminalitas.

Dalam arahannya, AKBP Reza Khomeini S.I.K menekankan bahwa kunci utama stabilitas keamanan adalah peran serta serikat pekerja dlm menjaga kamtibmas dgn. Menjalin komunikasi yang intens antara aparat dan karyawan itu sendiri. Dmn jumlah nya pekerja didlm kawasan mencapai puluhan ribu orang.

“Polri tidak bisa bekerja sendiri. Kami membutuhkan peran serta serikat pekerja dan tokoh ‘masyarakat untuk menjadi penyejuk di tengah dinamika sosial. Perbedaan pandangan adalah hal yang wajar, namun persatuan adalah harga mati,” tegas Kapolres.

Kapolres menyatakan bahwa pihaknya terbuka menerima segala saran dan keluhan yang dialami oleh serikat pekerja. “Kami siap menerima saran, masukan, maupun keluhan dari rekan-rekan pekerja, dan akan berupaya semaksimal mungkin membantu demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” ujarnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara Polres Morowali dan elemen masyarakat pekerja, dengan Polri siap menjadi mitra yang menjembatani komunikasi antara pekerja, perusahaan, dan pemerintah .

Perwira dua melati dipundaknya itu mendengarkan langsung saran dan masukan dari para pengurus Serikat Buruh terkait situasi Kamtibmas, khususnya dalam menangani permasalahan antara karyawan dengan pihak perusahaan. Dalam forum tersebut, para serikat pekerja menyampaikan berbagai keluhan, mulai dari masalah pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak, pengangkatan karyawan tetap, hingga penerapan aturan kerja di lingkungan perusahaan.

Kapolres menegaskan bahwa Polri hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai fasilitator dalam menjembatani aspirasi pekerja dengan pemangku kebijakan melalui pendekatan humanis dan komunikasi dua arah. Ia menyatakan kesiapan menjadi penengah yang netral dan adil dalam setiap persoalan ketenagakerjaan.

Melalui dialog dan komunikasi yang terbuka ini, diharapkan setiap potensi konflik dapat dicegah sejak dini, sehingga tercipta hubungan industrial yang harmonis dan situasi Kamtibmas yang tetap aman dan kondusif di Kabupaten Morowali.

Kapolres mengatakan hal ini sejalan dengan Desk Ketenagakerjaan Polri yang di bentuk Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk mengawal, memediasi dan melindungi hak-hak pekerja serta menyelesaikan sengketa hubungan industrial.

Sementara itu, Ketua Umum GANKSO (Tim Pencegahan Konflik Sosial) Kabupaten Morowali Yopi Sabara, S.T. menyambut baik inisiatif Polres tersebut. Ia menyatakan komitmen para Tokoh Pemuda untuk terus merawat kebhinekaan dan mendukung tugas-tugas kepolisian.

Generasi muda tidak boleh menjadi alat provokasi atau dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang ingin mengganggu stabilitas keamanan daerah.

“Kami pemuda Morowali menyatakan sikap tegas: menolak segala bentuk ujaran kebencian, hoaks, dan provokasi yang dapat memecah belah persatuan. Kami siap bermitra dengan Polri untuk menjaga Kamtibmas, karena keamanan adalah tanggung jawab kita bersama, bukan hanya tugas polisi,” ujarnya disambut tepuk tangan peserta.

Kegiatan diakhiri dengan sesi diskusi interaktif dan foto bersama sebagai simbol komitmen menjaga kedamaian. Dari hasil pertemuan, disepakati akan diadakan patroli dialogis bersama serta kegiatan sosial untuk semakin merekatkan tali persaudaraan. Hingga saat ini, situasi Kamtibmas di wilayah Morowali terpantau aman, tertib, dan terkendali.

Pos terkait